Update

Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Lahat Bursah Widia: Arah Baru Pembangunan Mulai Terasa

1
×

Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Lahat Bursah Widia: Arah Baru Pembangunan Mulai Terasa

Sebarkan artikel ini

Rizky Ardiyansyah Sholeh

Aktivis pembaharuan Sumsel

 

KMP – LAHAT – Memasuki satu tahun kepemimpinan Bupati Lahat Bursah Zarnubi – Widia Ningsih (BZ – WIN), masyarakat mulai merasakan denyut perubahan dalam tata kelola pemerintahan dan arah pembangunan Kabupaten Lahat. Di tengah tantangan fiskal, dinamika sosial, serta tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi, kepemimpinan Bursah Widia menunjukkan komitmen kuat pada prinsip kerja nyata, keterbukaan, dan keberpihakan kepada rakyat.

Sejak awal menjabat, Bursah Widia menegaskan bahwa pemerintahan daerah harus hadir sebagai solusi, bukan sekadar simbol kekuasaan. Hal ini tercermin dari gaya kepemimpinannya yang lebih sering turun ke lapangan, menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, serta mendorong percepatan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pembenahan Tata Kelola dan Disiplin Aparatur

Salah satu capaian penting dalam satu tahun kepemimpinan adalah pembenahan tata kelola pemerintahan. Bursah Widia menekankan pentingnya disiplin aparatur, transparansi anggaran, dan orientasi hasil. ASN didorong untuk bekerja profesional, responsif, dan tidak alergi terhadap kritik publik, langkah manajemen talenta yang berbeda dan memberi kesempatan untuk para ASN berkompetisi dengan kemampuan masing masing.

Langkah ini perlahan membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Pelayanan publik diarahkan agar lebih cepat, sederhana, dan tidak berbelit, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi.

Infrastruktur dan Penataan Wilayah

Di sektor infrastruktur, pemerintahan Bursah Widia mulai memfokuskan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, khususnya perbaikan jalan, akses antarwilayah, serta penataan kawasan perkotaan janji kampanye jalan mayor Ruslan dua arah dan lampu jalan yang sudah terang benderang sehingga kelihatan tata kelola kotanya. Infrastruktur tidak lagi dipandang sekadar proyek fisik, tetapi sebagai pengungkit ekonomi rakyat dan pemerataan pembangunan desa–kota.
Penataan kota Lahat juga mulai diarahkan agar lebih tertib, nyaman, dan ramah aktivitas ekonomi masyarakat kecil, termasuk pedagang dan pelaku UMKM.

Keberpihakan pada Ekonomi Rakyat
Dalam satu tahun kepemimpinan, perhatian terhadap ekonomi kerakyatan menjadi salah satu fokus utama. Bursah Widia mendorong penguatan sektor UMKM, pertanian, dan perkebunan sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Pendekatan yang digunakan bukan hanya seremonial, tetapi melalui fasilitasi, pendampingan, dan upaya membuka akses pasar.

Langkah ini penting untuk menjaga daya beli masyarakat serta menciptakan ketahanan ekonomi lokal di tengah kondisi nasional dan global yang tidak selalu stabil.

Stabilitas Sosial dan Ketertiban Umum

Bupati Lahat juga menunjukkan komitmen dalam menjaga stabilitas sosial dan ketertiban umum. Koordinasi dengan aparat keamanan, tokoh masyarakat, pemuda, dan organisasi sosial terus diperkuat sering adanya forum forum diskusi penyerapan aspirasi masyarakat. Pendekatan dialogis dikedepankan agar setiap persoalan sosial dapat diselesaikan tanpa gejolak yang merugikan masyarakat luas.

Kepemimpinan yang Terbuka dan Mau Mendengar

Salah satu kekuatan kepemimpinan Bursah Widia adalah keterbukaannya terhadap kritik dan masukan. Pemerintah daerah tidak menutup diri dari peran aktivis, media, dan elemen masyarakat sipil. Kritik dipandang sebagai bagian dari kontrol publik demi perbaikan kebijakan terbukti dengan kerja bursah widia sampai malam pun masih melayani, keluhan dan aspirasi masyarakat di rumah pendopoan bupati.

Harapan ke Depan

Satu tahun kepemimpinan tentu bukan waktu yang panjang untuk menuntaskan seluruh persoalan daerah. Namun, fondasi arah pembangunan Kabupaten Lahat telah mulai diletakkan. Konsistensi, keberanian mengambil keputusan, serta keberpihakan pada kepentingan rakyat menjadi modal penting untuk melanjutkan pembangunan di tahun-tahun berikutnya.

Masyarakat berharap, pada periode selanjutnya, berbagai program yang telah dirintis dapat semakin dipercepat dan dirasakan lebih luas, sehingga Kabupaten Lahat benar-benar tumbuh sebagai daerah yang maju, tertib, dan sejahtera.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *